
Diagnosis Penyakit
Tanaman Cabai Cerdas
Gunakan teknologi Certainty Factor (CF) dan Forward Chaining untuk mengidentifikasi penyakit tanaman cabai secara akurat dan cepat dari kebun Anda.
Penyakit Yang Dapat Dideteksi
Sistem ini mampu mengidentifikasi 3 penyakit utama yang paling sering menyerang tanaman cabai di Indonesia.

Antraknosa
Colletotrichum spp.
Antraknosa adalah penyakit jamur yang menyerang buah cabai, menyebabkan lesion gelap dan pembusukan buah. Penyakit ini merupakan salah satu penyakit paling merusak pada tanaman cabai di Indonesia.

Layu Fusarium
Fusarium oxysporum
Layu Fusarium adalah penyakit tular tanah yang menyebabkan tanaman cabai layu mendadak akibat infeksi pada sistem pembuluh batang dan akar. Penyakit ini sulit dikendalikan setelah menginfeksi tanaman.

Virus Kuning
Pepper Yellow Leaf Curl Virus (PYLCV)
Virus Kuning atau Pepper Yellow Leaf Curl Virus menyebabkan penguningan dan pengerutan daun tanaman cabai. Virus ini ditularkan oleh serangga vektor kutu kebul (Bemisia tabaci) dan menyebar dengan cepat.
Cara Kerja Sistem
3 langkah mudah untuk mendapatkan diagnosis penyakit tanaman cabai yang akurat.
Pilih Gejala
Pilih gejala yang Anda amati pada tanaman cabai dari daftar 15+ gejala yang tersedia.
Atur Keyakinan
Tentukan tingkat keyakinan Anda terhadap setiap gejala dengan slider CF (0.1 โ 1.0).
Lihat Hasil
Sistem AI menghitung probabilitas penyakit dan memberikan rekomendasi penanganan.
Diagnosis Transparan & Dapat Dipercaya
Menggunakan Certainty Factor (CF) dari sistem pakar MYCIN dan Forward Chaining untuk penelusuran aturan yang sistematis.